Profile Facebook Twitter My Space Friendster Friendfeed You Tube
MSN Indonesia Bisnis Indonesia Kompas Republika Tempo Detiknews Media Indonesia Jawa Pos Okezone Yahoo News New York Times Times Forbes
Google Yahoo MSN
Bank Indonesia Bank Mandiri BNI BCA BRI Cimb Niaga BII
Hariyono.org Education Zone Ekonomi Mikro Ekonomi Makro KTI-PTK Akuntansi Komputer Media Pend.Askeb Media Bidan Pendidik Materi Blog Kampus # # #
mandikdasmen Depdiknas Kemdiknas BSNP Kamus Bhs Indonesia # # # # # #
Affiliate Marketing Info Biz # # # # # # # # #
Bisnis Online Affilite Blogs Affiliate Program Affiliate Marketing # # # # # # # # #

Rabu, 02 Desember 2009 | 18.26 | 0 Comments

Tetap Sehat Pasca Melahirkan

Pasca melahirkan, ibu biasanya disibukkan oleh aktivitas mengurus si kecil. Beberapa ibu juga cemas akan kondisi tubuhnya (yang bertambah berat) selama kehamilan. Nah... ada beberapa tips dari American College of Obstetricians and Gynecologist yang pantas dipraktekkah sebelum anda melakukan aktivitas olehraga kecil pasca melahirkan.

• Mulailah dengan gerakan-gerakan olahraga yang lambat, terutama bila anda tidak banyak berolahraga sewaktu hamil.
• Olahraga selalu dimulai dengan pemanasan (warm-up) terlebih dahulu dan diakhiri dengan pendinginan (cool-down).
• Pilih bra yang cukup mendukung untuk olahraga.
• Pilih berjalan-jalan dahulu sebagai permulaan program. Andapun bisa mengajak si kecil dengan stroller.
• Perlahan-lahan tingkatkan program olahraga anda dari hanya jalan-jalan ke olahraga yang lebih berat.
• Pertimbangkan bergabung dengan kelas olahraga khusus untuk ibu-ibu pasca melahirkan (biasanya diadakan di rumah sakit tertentu).
• Atau bergabung dengan pusat kebugaran (fitness center) terdekat, yang menyediakan program untuk ibu-ibu muda.

Meskipun begitu, ibu pasca melahirkan tetap disarankan tidak berolahraga terlalu banyak, terutama ibu yang ingin agar tubuhnya kembali ke keadaan semula. Ada beberapa tanda pada tubuh yang mengisyaratkan bahwa ibu terlalu banyak berolahraga menurut American Council on Excercise.

• Kesulitan mencapai tingkat olahraga normal seperti sebelumnya.
• Merasa tidak fokus
• Recovery tubuh terjadi lebih lama dari sebelum hamil
• Denyut jantung lebih cepat (di pagi hari) padahal tekanan darah normal
• Kurangnya nafsu makan
• Sakit kepala dan pegal-pegal
• Percernaan dan perut bermasalah
• Lebih sering sakit, cedera tulang atau otot
• Mengalami masalah dalam tidur.

Artikel Terkait:

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © 2010 - All right reserved by Bidan Pendidik STIKES Karya Husada Pare | Template design by Herdiansyah Hamzah | Published by h4r1
Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome, flock and opera.