Profile Facebook Twitter My Space Friendster Friendfeed You Tube
MSN Indonesia Bisnis Indonesia Kompas Republika Tempo Detiknews Media Indonesia Jawa Pos Okezone Yahoo News New York Times Times Forbes
Google Yahoo MSN
Bank Indonesia Bank Mandiri BNI BCA BRI Cimb Niaga BII
Hariyono.org Education Zone Ekonomi Mikro Ekonomi Makro KTI-PTK Akuntansi Komputer Media Pend.Askeb Media Bidan Pendidik Materi Blog Kampus # # #
mandikdasmen Depdiknas Kemdiknas BSNP Kamus Bhs Indonesia # # # # # #
Affiliate Marketing Info Biz # # # # # # # # #
Bisnis Online Affilite Blogs Affiliate Program Affiliate Marketing # # # # # # # # #

Rabu, 02 Desember 2009 | 18.18 | 0 Comments

Perawatan Pasca Persalinan

Ketika si kecil berhasil Anda lahirkan dengan selamat dan sehat. Kegembiraan akan segera menggantikan rasa lelah Anda yang luar biasa saat proses kelahiran berlangsung.


Kini, kosentrasikan diri Anda untuk proses pemulihan tubuh. Sebab begitu selesai melahirkan Anda harus kembali memiliki tenaga yang penuh serta badan yang bugar untuk pemberian ASI serta perawatan bagi bayi Anda.

Jadi, apa yang harus ibu perhatikan dan lakukan?

Berikut ini adalah beberapa perawatan yang harus dilakukan oleh ibu pasca melahirkan:

Perawatan episiotomi

Episiotomi adalah pengguntingan berupa sayatan kecil pada perinium (antara dubur dan vaina) yang dilakukan pada saat proses persalinan berlangsung. Episiotomi merupakan prosedur umum yang diberikan untuk menghindari perobekan perinium secara alamiah. Episiotomi juga diberikan jika kulit tidak cukup meregang sehingga kepala bayi tidak dapat melewati vagina. Proses ini episiotomi akan meninggalkan rasa nyeri sehingga masa pemulihannya biasanya membutuhkan waktu selama seminggu bahkan lebih.

Untuk menghilangkan rasa nyeri serta tidak nyaman maka ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan.

1. Duduklah di atas bantalan empuk yang berbentuk lengkung seperti cincin yang terbuat dari bahan karet (biasanya dapat dibeli di toko perlengkapan bayi atau ibu melahirkan). Bantalan yang empuk akan membantu mengurangi tekanan pada bagian perinium.
2. Jika Anda merasakan rasa panas dan nyeri seperti ditusuk-tusuk pada saat buang air kecil. Maka cobalah untuk membasuhnya dengan air hangat setiap kali Anda selesai buang air kecil.

Perawatan nifas atau Lokia

Cairan yang keluar usia proses persalinan ini mirip sekali dengan darah menstruasi. Namun tak perlu ada yang dikhawatirkan karena kondisi ini merupakan pertanda bahwa di dalam tubuh Anda tengah berlangsung proses pemulihan. Cairan ini akan terus keluar dan akan mengalami perubahan warna dari merah, merah mudah kemudian cokelat, kuning, putih hingga akhirnya tak berwarna. Kondisi tersebut akan berlangsung selama rentang 14 hari hingga 6 minggu.

Untuk mengatasinya, jangan sekalipun menggunakan tampon karena rentan menimbulkan infeksi. Gunakan pembalut khusus untuk perawatan usia persalinan. Kurangi aktifitas berat dan perbanyak istirahat agar dinding rahim Anda membentuk jaringan baru yang menutup seluruh bekas luka. Mengkonsumsi makanan bergizi akan membantu cepatnya proses pemulihan.

Perawatan payudara

Anda tak perlu panik ketika mendapati payudaranya tiba-tiba seperti tidak berisi pasca melahirkan. Pada saat hamil, ukuran payudara memang membesar karena bertambahnya saluran-saluran air susu, sebagai persiapan laktasi. Namun kondisi paudara biasanya akan berubah-ubah setelah tiga hari pasca melahirkan.

Perawatan khusus yang bisa dilakukan adalah tindakan untuk memperbanyak ASI dan mengurangi rasa nyeri akibat bengkak. Caranya, yaitu dengan memberi kompres air panas dan air dingin pada payudara secara bergantian. Kemudian lakukan pijatan ringan dari tengah berputar ke samping terus ke bawah. Lakukan pijatan ini seraca berulang-ulang.

Sumber: conectique.com

Artikel Terkait:

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © 2010 - All right reserved by Bidan Pendidik STIKES Karya Husada Pare | Template design by Herdiansyah Hamzah | Published by h4r1
Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome, flock and opera.