Profile Facebook Twitter My Space Friendster Friendfeed You Tube
MSN Indonesia Bisnis Indonesia Kompas Republika Tempo Detiknews Media Indonesia Jawa Pos Okezone Yahoo News New York Times Times Forbes
Google Yahoo MSN
Bank Indonesia Bank Mandiri BNI BCA BRI Cimb Niaga BII
Hariyono.org Education Zone Ekonomi Mikro Ekonomi Makro KTI-PTK Akuntansi Komputer Media Pend.Askeb Media Bidan Pendidik Materi Blog Kampus # # #
mandikdasmen Depdiknas Kemdiknas BSNP Kamus Bhs Indonesia # # # # # #
Affiliate Marketing Info Biz # # # # # # # # #
Bisnis Online Affilite Blogs Affiliate Program Affiliate Marketing # # # # # # # # #

Selasa, 01 Desember 2009 | 18.04 | 0 Comments

ASI Eksklusif Pasca Operasi Caesar

Masa kritis pasca persalinan caesar memang lebih lama ketimbang persalinan normal. Tapi tak berarti Anda tak bisa sukses menyusui eksklusif.

Persiapan persalinan caesar dibandingkan persalinan normal memang khusus. Selain urusan anastesi (lokal atau total), biasanya calon ibu diminta berpuasa. Lalu mungkinkah calon ibu yang bersalin secara operasi takkan sukses menyusui eksklusif?

Inisiasi menyusui dini (IMD) pun bisa. Tak perlu kuatir! Secara alami, semua ibu diberi kemampuan menyusui bayinya. ASI mulai bisa diberikan segera sejak bayi ada dalam pelukan Anda. Anda bisa meminta dokter kandungan mendukung inisiasi menyusui dini, asalkan kondisi fisik Anda memungkinkan, kecuali Anda dibius total. Bidan atau suster di ruang operasi biasanya akan siap membantu, berhubungan kedua tangan Anda masih belum bisa digerakkan. Suami Anda juga bisa membantu memposisikan bayi agar nyaman saat menyusui.

Di mana saja. Tak bisa menyusui segera saat masih di ruang bersalin?! Tak perlu gusar. Pastikan kondisi Anda memang siap menerima bayi memberinya ASI di mana saja dan kapan saja. Apabila memungkinkan, ruang pemulihan juga bisa jadi tempat Anda menyusui bayi untuk pertama kali. Mintalah pendapat dokter Anda sebelumnya terlebih dulu. Suami atau perawat bisa membantu Anda menemukan posisi nyaman bagi Anda dan bayi untuk proses early latch on. Suami Anda sebaiknya juga ikut membantu agar bayi dan Anda merasa nyaman.

Lebih banyak tidur. Bayi yang terlahir dengan operasi cesar, cenderung lebih banyak tidur dan terlihat lesu karena terkena imbas obat anestesi operasi caesar, ketimbang bayi yang terlahir normal. Untuk membantu menstimulasi produksi ASI, Anda bisa “meminta” bantuan bayi terus menghisap ASI dengan membangunkannya. Butuh waktu beberapa hari bagi bayi agar dirinya lebih banyak bangun dan terus menghisap ASI.

Pulih lebih cepat. Pemberian ASI sebaiknya dilakukan seawal mungkin. Tak bisa dipungkiri menyusui segera pasca operasi, akan menyebabkan Anda merasakan nyeri. Namun rasa bahagia tak terperi akan Anda rasakan di saat yang sama. Keuntungan buat ibu, kontraksi rahim saat bayi menghisap ASI, menyebabkan rahim dan organ sekitarnya kembali ke ukuran semula dengan lebih cepat. Proses pemulihan pun semakin cepat dan sempurna.

Kompromi dengan dokter. Beberapa rumah sakit memberlakukan peraturan ibu dan bayi, baru bisa bersama setelah melewati masa kritis 6 – 12 jam atau 24 jam. Anda bisa membicarakan hal ini dengan dokter kandungan Anda jauh sebelum bersalin. Sampaikan keinginan Anda untuk melakukan IMD. Anda bisa berkompromi dengan dokter dan rumah sakit. Bagaimana pun kebersamaan Anda dengan bayi sejak dini sangat penting agar sukses ASI Eksklusif 6 bulan.

Sumber : Ayahbunda.co.id

Artikel Terkait:

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © 2010 - All right reserved by Bidan Pendidik STIKES Karya Husada Pare | Template design by Herdiansyah Hamzah | Published by h4r1
Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome, flock and opera.